strokemata

Stroke Mata terjadi bersamaan dengan seseorang mengalami struk.

Ciri-cirinya :

jika membuka kedua mata akan terlihat dua bayangan,

jika membuka salah satu mata saja, objek yang terlihat hanya satu.

Penyebab: Kebocoran pada pembuluh darah mata yang terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran darah. Stroke mata terdiri atas dua macam, yaitu stroke yang terjadi pada pembuluh arteri dan vena. Stroke yang berasal dari pembuluh darah arteri memiliki golden period hanya 1 jam. Maksudnya, kalau cepat tertangani, maka penglihatan yang tadinya 100% hilang bisa dikembalikan sebagian. Jadi, pasien tidak akan mengalami kebutaan total. Sebaliknya, serangan pada pembuluh vena tidak memiliki batas waktu kritis. Meskipun begitu, makin cepat diatasi, makin baik pula hasilnya.

Gejala: Serangan stroke mata ditandai dengan hilangnya penglihatan secara mendadak tanpa diiringi rasa sakit. Biasanya, hal ini terjadi pada satu bagian mata saja. Risiko stroke mata terbilang tinggi bagi mereka yang menderita tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan mengidap penyakit darah seperti anemia dan leukemia.

Cara mengatasi: Cairan yang menggenang akibat kebocoran akan diatasi melalui prosedur pembedahan. Selanjutnya, dokter akan membatasi kerusakan atau komplikasi dengan cara mengendalikan dulu faktor risikonya, apakah itu diabetes, anemia, atau lainnya. Hal ini diperlukan untuk mencegah serangan berikut pada mata sebelahnya.